Rabu, 08 Februari 2012

i'm in love and always will be

I know you think that I shouldn’t still love you. Or tell you that, but if I didn’t say it, well I’d still have felt it. where’s the sense in that?
I promise I’m not trying to make your life harder. Or return to where we were. I will go down with this ship
And I won’t put my hands up and surrender, there will be no white flag above my door. I’m in love and always will be
I know I left too much mess and destruction to come back again and I caused nothing but trouble. I understand if you can’t talk to me again
And if you live by the rules of “it’s over”, then I’m sure that that makes sense and when we meet. Which I’m sure we will. All that was there
Will be there still. I’ll let it pass
And hold my tongue , and you will think
That I’ve moved on….
I will go down with this ship and I won’t put my hands up and surrender
There will be no white flag above my door
I’m in love and always will be

Selasa, 07 Februari 2012

hehe

waktu aku baca postingan di tweet anak isinya , "gue cemburu karena gue sayang sama elu"

jujur aku langsung inget, 3 tahun yang lalu , pernah ada  sosok laki-laki yang bener-bener tak sayang juga bilang gitu persis . dia dulu bilang , "wajar kan aku cemburu kamu deket sama anak lain, lah aku sayange nemen sama kamu"
tapi setelah itu aku diputuskan hanya karena masalah sepeleh lalu amblas hilang sudah entah kemana dirinya dan kata-katanya itu . bahkan aku sekrang gak tau gimana kabar anak yang habiis billang itu.
mungkin membusuk di laut bersama sejuta katanya itu.
yaa dan semenjak kejadian itu akhirnya papa sama mamaku mulai ngawasin  aku dan ijin buat pacaran pun dipersulit :p
tiba-tiba , dia datang ngajak aku balik .dengan lugas dan tegas aku bilang , enggak. ya aku tau dia kecewa, tapi perlukah hingga dia berkata ya tak pantaslah aku tulis disini :)
cuma 1 pertanyaanku, kemana kamu selama ini ?

setelah itu, waktu habis aku putus sama anak itu. aku deket sama temenku gereja. terus kita pacaran ya semua berjalan sangat indahnya . dia ngerti aku, aku ngerti dia.
sampe akhirnya karena aku benar-benar sangat sibuk dengan kuliahku , dan aku pun juga lebih menikmati duniaku, aku memilih untuk menakhiri hubungan ku dengan dia. ya sedih pasti, karena baru dengan dia aku memutuskan anak laki-laki . :")

baru masuk kuliah entah beberapa bulan, setelah ada acara di pmk ku , dan lagi, aku deket sama kakak tingkat . deket  deket deket deket, sampe akhirnya gak munafik aku suka sama kakak itu .
dan lagi, di suatu keadaan selain kakak itu ada juga anak yang berusaha ndeketin aku .
aku cerita ke kakak itu blablabla , dan akhirnya dia bilang , "wajarkan kalo aku cemburu , aku gak tau kenapa bisa cemburu, kalo sayang itu iya"
tapi setelah itu dia bilang "aku belum siap". dan setelah dia bilang gitu kemana sosoknya ? entahlah . sudah lama juga aku gak ketemu. sekalipun ketemu waktu itu di acara natal ya dan aku menghindarinya . entah kenapa aku bertingkah seperti itu , mungkin trauma dengan yang sebelumnya itu, hanya hatiku saja yang tau :)

lalu, setelah kakak itu, ada lagi sosok anak laki yang berusaha untuk datang dan masuk dalam hidupku.
segala upaya dia lakuin biar bisa sama aku. ya ya ya dan sama seperti sebelumnya, dia bilang , "aku cemburu lho liat kamu deket sama kakak itu. aku sayang kamu soalnya"

HEY! point yang sama ! semua mengalasankan rasa sayang untuk cemburu !
tapi apa iya rasa sayang cuma lewat omongan, setelah itu, amblas terbang sama angin . iya ?
hati bukan kayak layangan, yang bisa ditarikdan diulur . :)